<?xml version="1.0" encoding="ISO-8859-1" ?>
<rss version="0.91">
  <channel>
    <title>towards mayday</title>
    <link>http://m1-2007.blogdrive.com/</link>
    <description>towards mayday</description>
    <lastBuildDate>Wed, 18 Apr 2007 09:05:00 PDT</lastBuildDate>
    <generator>http://www.blogdrive.com</generator>
    <copyright>Copyright 2007.</copyright>
    <item>
      <title>FETISISME KELAS</title>
      <link>http://m1-2007.blogdrive.com/archive/11.html</link>
      <pubDate>Tue, 10 Apr 2007 10:04:58 GMT</pubDate>
      <description>Sebuah Kritik Terhadap Pekerjaisme (Workerism)        
  Sudah menjadi pandangan yang umum bagi aktivis kiri—atau intelektual  kiri—bahwa peranan buruh atau pekerja, merupakan basis fundamental bagi  revolusi sosial. Konsep pekerjaisme ini memiliki landasan historis yang  cukup tua, terutama di dalam catatan sejarah pergerakan kelas pekerja  dunia. Karl Marx, orang pertama yang memaparkan dengan jelas mengapa  buruh terasing dari aktivitas hidupnya, dianggap bertanggung jawab akan  konsep absolut ini.           
  Bagaimanapun,  situasi abad 19—dimana Marx hidup—memang mengafirmasikan kondisi... (more)</description>
      <comments>http://m1-2007.blogdrive.com/comments?id=11</comments>
    </item>
    <item>
      <title>KONSTITUEN BULUKAN</title>
      <link>http://m1-2007.blogdrive.com/archive/10.html</link>
      <pubDate>Mon, 09 Apr 2007 08:23:07 GMT</pubDate>
      <description>
 Kita memang tidak sedang bermimpi.  Proporsi warga di negara-negara berkembang yang tinggal di kota sudah berlipat  dua terhitung sejak 1960 hingga tahun 2000-an : semula kurang dari 22 persen  menjadi lebih dari 40 persen. Sementara di negara-negara yang lebih maju,  urbanisasi meningkat dari 61 menjadi 76 persen. Itulah barisan panjang yang  terhisap peradaban kota dan pada umumnya di desa tinggal orang tua yang menjadi  buruh tani di bekas tanah miliknya dahulu. Orang-orang yang berhimpitan di  kota, berjejeran-bertumpuk layaknya ikan sarden dalam kaleng. Itu sungguh  bukanlah makna... (more)</description>
      <comments>http://m1-2007.blogdrive.com/comments?id=10</comments>
    </item>
    <item>
      <title>ALUR-ALUR SEJARAH PERAYAAN MAY DAY</title>
      <link>http://m1-2007.blogdrive.com/archive/9.html</link>
      <pubDate>Sun, 08 Apr 2007 08:55:27 GMT</pubDate>
      <description>May Day adalah satu-satunya festival yang paling sekular. Banyak kisah-kisah mengenainya diturun-temurunkan melalui sisi para environmentalis, kaum Kiri dan anarkis. Bendera-bendera berwarna hijau, merah dan hitam berkibar sejak lama dalam tiap kali perayaan May Day. Tapi satu hal yang pasti dan tampaknya dipraktekkan oleh tiap-tiap kubu, yang menjadi irisan titik temu dari semuanya: May Day adalah situasi antara perayaan dan kontrol, antara hasrat popular dan politik terorganisir, antara kenangan atas kematian tragis dan kelahiran harapan optimis akan sebuah dunia masa depan yang lebih... (more)</description>
      <comments>http://m1-2007.blogdrive.com/comments?id=9</comments>
    </item>
    <item>
      <title>MELIHAT MAY DAY 2006 DI BANDUNG: KEMISKINAN ORGANISASI KIRI NON-PARTAI*</title>
      <link>http://m1-2007.blogdrive.com/archive/8.html</link>
      <pubDate>Sun, 08 Apr 2007 08:45:21 GMT</pubDate>
      <description>
 

Tahun 1966, Henri Lefebvre menulis, &quot;Ada tiga level praksis: repetitif, inovatif, dan di antar kedua ekstrim tersebut, mimetik. Dalam praksis repetitif, gerak-gerik yang sama, aksi-aksi yang sama, ditampilkan lagi dan lagi, dalam lingkaran-lingkaran yang deterministik. Praksis mimetik mengikuti model-model; seringkali hal-hal tersebut mengkreasi tanpa mengimitasi—dengan kata lain, mengkreasi tanpa mengetahui bagaimana atau mengapa—tetapi lebih seringnya mengimitasi tanpa mengkreasi. Sementara bagi praksis yang inventif, kreatif, level tertingginya diraih dalam aktivitas revolusioner.&quot;... (more)</description>
      <comments>http://m1-2007.blogdrive.com/comments?id=8</comments>
    </item>
    <item>
      <title>ROAD TO MAPAN</title>
      <link>http://m1-2007.blogdrive.com/archive/7.html</link>
      <pubDate>Thu, 05 Apr 2007 18:12:48 GMT</pubDate>
      <description>(Pengalaman lama sekedar intermeso menuju M1-2007)

Seperti kebanyakan motor keluaran tahun 80-an, motor yang biasa saya tumpangi lampunya menyala menggunakan listrik dari aki. Sorotnya cukup menerangi jalan ketika malam. Satu meter ke depan seterang bohlam 60 watt, empat meter lebih ke depan lagi, seredup lampu cempor. Lumayanlah, saya bisa meluncur menikmati sejuk angin malam, tanpa gelisah sorot lampunya akan bikin silau pengendara dari arah berlawanan. 
Di atas jok motor tua, menyusur turun dari Dago atas, hawa sejuk dan terpaan angin ke wajah sungguh terasa adem nian. Bisa bikin hormon... (more)</description>
      <comments>http://m1-2007.blogdrive.com/comments?id=7</comments>
    </item>
    <item>
      <title>NEO LIBERALISME : PENDISIPLINAN &amp; PEMISKINAN PROLETARIAT</title>
      <link>http://m1-2007.blogdrive.com/archive/6.html</link>
      <pubDate>Tue, 27 Mar 2007 10:05:50 GMT</pubDate>
      <description>

Ekonomi neo liberal dan korupsi di Indonesia menunjukkan hasilnya yang spektakular dalam nominal-nominal kemiskinan dan kesenjangan ekonomi; dimana kita mendapati 17,75 % penduduk berada dalam garis kemiskinan, 22,25% berada dekat ambang batas kemiskinan (dalam kategori hampir miskin dan hampir tidak miskin) (BPS, 2006). Menurut versi Bank Dunia 52.4% penduduk Indonesia hidup dengan pendapatan kurang dari US$2 per hari (data tahun 2004) (UNDP, 2006), yang merupakan standar institusi tersebut untuk mengukur tingkat kemiskinan. Situasi kesenjangan ini dapat dilihat juga dari distribusi... (more)</description>
      <comments>http://m1-2007.blogdrive.com/comments?id=6</comments>
    </item>
    <item>
      <title>“NON AU CPE!” – PELAJARAN DARI AKSI PENOLAKAN CPE DI PERANCIS 2006</title>
      <link>http://m1-2007.blogdrive.com/archive/5.html</link>
      <pubDate>Sun, 11 Mar 2007 06:25:01 GMT</pubDate>
      <description>

Menjelang peringatan May Day 2006
lalu, tanggal 10 April Perdana Menteri Prancis, Dominique de Villepin,
mengumumkan pencabutan UU baru soal ketenagakerjaan tentang Kontrak Kerja
Pertama yang terkenal dengan sebutan CPE (Contrat Première Embauche). Hal ini adalah
sebuah kemenangan jangka pendek bagi seluruh kalangan pekerja, mahasiswa dan
kaum muda Perancis imigran pada umumnya—yang sebelumnya, di akhir tahun 2005
juga mendalangi banyak kasus kerusuhan yang melanda nyaris seluruh daratan
negeri Eiffel ini akibat tekanan diskriminatif pemerintah dan masyarakat. CPE
ini adalah... (more)</description>
      <comments>http://m1-2007.blogdrive.com/comments?id=5</comments>
    </item>
    <item>
      <title>(RE)DEFINISI PROLETARIAT</title>
      <link>http://m1-2007.blogdrive.com/archive/4.html</link>
      <pubDate>Sun, 25 Feb 2007 13:43:48 GMT</pubDate>
      <description>Definisi Proletariat

Proletariat, (kb): Kelas yang mendeskripsikan mereka yang harus menjual kekuatan kerjanya sebagai keharusan untuk bertahan hidup tetapi tidak mendapatkan profit dari proses perputaran kapital, dan mereka, tak memiliki kontrol atas bagaimana hidup mereka akan digunakan.

Proletariat berkembang di bawah corak produksi kerja-upahan, di mana masyarakat di bawah corak produksi tersebut menjual kapasitas kerjanya untuk memproduksi komoditi (barang yang gunanya diproduksi adalah untuk diperjual-belikan).

Proletariat berasal dari revolusi industri... (yang mana) ditandai dengan... (more)</description>
      <comments>http://m1-2007.blogdrive.com/comments?id=4</comments>
    </item>
    <item>
      <title>MAY DAY SEBAGAI SEJARAH PERJUANGAN KELAS</title>
      <link>http://m1-2007.blogdrive.com/archive/3.html</link>
      <pubDate>Fri, 23 Feb 2007 08:27:37 GMT</pubDate>
      <description>Asal-Usul
May Day lahir dari berbagai rentetan perjuangan kelas pekerja untuk meraih kendali ekonomi-politis hak-hak industrial. Gerigi-gerigi panas mesin era industri membelalakkan mata kaum pekerja terhadap kondisi masyarakat. Perkembangan kapitalisme industri di awal abad 19 menandakan perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara-negara kapitalis Barat. Amerika Serikat merupakan contoh konkrit. Pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik, menuai amarah dan perlawanan dari kalangan kelas pekerja. Pemogokan pertama... (more)</description>
      <comments>http://m1-2007.blogdrive.com/comments?id=3</comments>
    </item>
    <item>
      <title>RADIKALISASI ISU BURUH</title>
      <link>http://m1-2007.blogdrive.com/archive/2.html</link>
      <pubDate>Wed, 21 Feb 2007 09:32:16 GMT</pubDate>
      <description>Wawancara dengan Murray Bookchin oleh editor majalah Kick It Over
 

Murray Bookchin adalah pengarang sejumlah besar buku dan pamflet. Karyanya yang paling terkenal diantaranya Post-Scarcity Anarchism dan The Ecology of Freedom. Pemikirannya berpengaruh mendalam bagi  beberapa anggota komunitas Kick It Over. Wawancara ini terselenggara pada sebuah konperensi tentang pembangunan ekonomi komunitas di Waterloo Ontario pada awal 1985. Terima kasih kepada Steve H. atas bimbingannya dan kepada Murray B. yang telah meluangkan waktunya. Wawancara dilakukan oleh Ron Hayley dan disunting oleh ... (more)</description>
      <comments>http://m1-2007.blogdrive.com/comments?id=2</comments>
    </item>
  </channel>
</rss>
